Logo Pagar Nusa
Logo NU/GASMI

PAGAR NUSA GASMI

Ranting Talun - Rejoso - Nganjuk

لَا غَالِبَ إِلَّا بِالْلَّهِ

"Tiada Kemenangan Kecuali dengan Pertolongan Allah"

SESEPUH & GURU
Foto Gus Sopek

Alm. Gus Asmuji Taufiq

(Gus Sopek)

Sanad Keilmuan:
  • Murid Kinasih Mbah Yai Mugni Ngronggot (Ulama Jaduk Nganjuk).
  • Tirakat Khusus di Ndalem Lirboyo atas perintah Gus Maksum.
Haul: 1 Ramadhan
Jadwal Latihan
  • Malam Ahad (Ba'da Isya) Materi: Fisik & Jurus Baku
  • Malam Rabu (Ba'da Isya) Materi: Kerohanian & Pemantapan
  • Lokasi: Halaman MTs Bahrul Ulum
Gabung Sekarang

Babad Alas Pagar Nusa Talun

"Sebuah catatan perjuangan membentengi ulama dan menjaga marwah santri di bumi Talun."

Cikal Bakal di Masjid Al-Huda Rejoso

Gerak langkah ini bermula dari halaman Masjid Al-Huda Rejoso. Di sanalah kawah candradimuka pertama dibuka, dilatih langsung oleh beliau Gus Latif, seorang pendekar pilih tanding yang diutus langsung dari Lirboyo Kediri untuk menggembleng mental dan fisik santri Nganjuk.

Romantisme Sepeda Ontel (Tirakat Santri)

Ada sebuah kisah yang menggetarkan hati jika dikenang. Kala itu, semangat para santri begitu membara menembus keterbatasan. Setiap jadwal latihan tiba, para santri Talun dan Rejoso dengan takdzim melakukan penjemputan Gus Latif di Terminal Nganjuk.

Bukan dengan mobil mewah, melainkan dengan iring-iringan Sepeda Ontel. Peluh keringat mengayuh pedal puluhan kilometer menjadi saksi bisu khidmah (pengabdian) murid kepada guru, sebuah tirakat yang menjadi pondasi kokohnya Pagar Nusa di wilayah ini.

Pemisahan Dua Titik Latihan

Karena antusiasme santri yang luar biasa membludak, satu lokasi tak lagi cukup. Akhirnya latihan dipecah menjadi dua basis terpisah: Rejoso dan Talun.

Talun Tumbuh Subur

Seiring berjalannya waktu, latihan di titik Rejoso mengalami penurunan intensitas. Namun hikmah Allah berkata lain, semangat juang para santri justru terkonsentrasi dan meledak di Talun. Di sinilah benih GASMI tumbuh subur, santri semakin ramai, dan menjadikan Ranting Talun sebagai pusat kaderisasi yang masif hingga saat ini.

Jejak Kaki Sang Pendekar Rambut Api

Bumi Talun pernah mendapatkan keberkahan luar biasa. Almaghfurlah KH. M. Abdullah Maksum Jauhari (Gus Maksum), Pendiri Pagar Nusa, tercatat beberapa kali rawuh (hadir) secara fisik di Desa Talun. Kehadiran beliau menancapkan paku spiritual yang membuat Pagar Nusa Talun tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga memiliki sanad ruhani yang tersambung langsung ke Lirboyo.

Dokumentasi Kegiatan

LATIHAN
UKT
ZIARAH